ASUS ZenBook Pro 15 UX580GE Sebagai Teman Kerja dan Multimedia



Dari kecil saya termasuk orang yang tertarik dengan kesenian dan teknologi. Sampai pernah muncul keinginan kalau sudah besar ingin memiliki usaha warnet. Saya memang tertarik dengan hal-hal mengenai inovasi maupun desain. Di sekolah saya paling antusias dengan pelajaran komputer. Yang yang paling dinantikan adalah jam praktek. Meski kesempatan untuk menjajal komputer sekolah hanya beberap menit saja, senangnya sudah luar biasa seperti anak kecil yang dibelikan mainan.


ASUS ZenBook Pro 15 UX580GE Sebagai Teman Kerja dan Multimedia




Selain komputer, saya juga suka dengan pelajaran seni rupa. Menggambar salah satunya.  Masih ingat dengan jajaran film kartun anak anak di minggu pagi? Banyak sekali dari mulai Dragon Ball, Crayon Sinchan, Inuyasha dan Spiderman vesri Kartun bahkan Let’s and Go atau yang  lebih dikenal dengan Tamiya. Kalau kamu ingat, mungkin kita satu generasi tapi lebih muda saya hehe.

Dulu sangking senangnya dengan film kartun, buku tulis sekolah yang jadi sasarannya. Coretan ada dimana mana, di halaman belakang yang paling sering karena jarang di cek oleh guru. Jadi, jam istirahat di hari senin adalah waktunya anak sekolah review film yang tayang ditelevisi kemarin. Dan kalau sudah review ujung ujungnya mengunggulkan jagoannya masing masing.

Lulus sekolah masa-masa itu sudah berganti dengan hiruk-pikuk pekerjaan. Kebiasaan corat-coret buku sekolah bergeser ke kesenian ketrampilan.  Karena dirumah ada mesin jahit, secara otodidak saya belajar menjahit. Dan hasil jagitan yang pertama saya adalah tas kain. dulu masih jamannya tas slempang. Karena tas baru terlalu mahal, akhirnya saya membeli kain secukupnya untuk saya buat tas sekolah.

Semenjak Kerja saya mgumpulin duit untuk beli komuter sebagai media belajar saya untuk belajar desain. Dan sekitar tahun 2010, terbelilah Komputer Dekstop dengan spek yang minim. Kebayang gak sih kalau kamu punya PC dengan RAM 512. Mau buat desain apaan? Saat yang lain sudah pakai komputer rakitan bahkan laptop yang bisa buat YouTube an dengan lancar namun kamu disodori PC dengan spek minim.

Ternyata istilah “A Man Behind The Gun” masih berlaku. Bukannya Sombong, Aku Cuma ambil metode cocokologi aja. Punya bakat atau tidak, kalau sering dilatih Insya Allah akan memberikan hasil. Kalau kata penulis buku Promise Lofe and Life, katanya “Keringat tidak menghianati Hasil“. Alhamdulillah-nya dengan itu saya bisa fokus belajar Corel tanpa teralihakan kegiatan multitasking. Hikmahnya, tanpa disengaja ternyata dengan Komputer tersebut saya bisa memperoleh penghasilan dari Desain.  Beberapa bulan terkahir juga masih saya gunakan. Namun berhubung "heng" jadi saya simpan dulu dan saat ini masih nebeng punya istri.

ASUS  ZenBook Pro 15 UX580GE




Ngomongin The Gun, kali ini saya berkesempatan untuk lihat salah satu amunisi untuk memaksimalkan desain nih. Kemarin saya berkesempatan ikut kegiatan ASUS YEAR END GATHERING 2018 di Semarang. Asus ngeluarin produk baru lagi nih. Kali ini serinya ZenBook 15 UX580GE. Apa sih hebatnya Laptop ini? Perlu diketahui, Laptop ini merupakan keluaran terbaik diantara semua jajaran ZenBook yang sudah pernah release. Atau bisa juga dibilang kalau ini adalah laptopnya para Sultan.




Dari tampilan awal, saya sudah tertarik pada mousepad yang fungsinya hampir sama seperti smartphone. Bisa di usap namun  juga bisa diganti wallpaper dan dikostumisasi tampilannya. Yup. Ini merupakan inovasi terkini dari Asus. Dan ini adalah Pertama kalinya Laptop dengan Screeenpad yang bisa buat preview hasil kerja di laptopo secara langsung. Dari situ saya sudah kebayang aja kalau pas lagi buat desain kemudian pengen lihat hasil kerja tiggal klik tombol tertetu dan gak harus menutup jendela kerja kita. 

Inovasi yang diunggulkan lainnya adalah di bagian Layar. Dengan resolusi ultra tinggi yang mencapai 4K yang terbenam di layar ukuran 15,6 inchi. Rasanya nonton video maupun editing gambar jadi lebih menarik. Bahkan, karena adanya teknologi NanoEdge membuat antarmuka bagian layar lebih dominan layar daripada cangkangnya. Screen-to-body ratio yang mencapai 83%. dan paduan layar 4K pastinya memberikan pengalaman menarik. Om Yahya pemilik website yahyakurniawan.net yang mengulas Produk ini di Gathering kemarin juga memuji keunggulannya waktu dibandingkan dengan laptop yang harganya serupa dengan ASUS ZenBook Pro UX580.




Dari segi ketahanan. ZenBook Pro 15 UX580 sudah mengantongi sertifikasi niliter MIL STD-810G. ini adalah sertifikasi dari serangkaian uji coba yang dirancang oleh militer Amerika untuk menguji ketahanan perangkat yang akan digunakan untuk mendukung misi militer di medan perang. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut pastinya ASUS merogok kocek yang tidak sedikit untuk bisa menghasilka ZenBook Pro 15 UX580 yang bisa lulus uji coba.

Kalau untuk oprek desain maupun editing Video. Teknologi dari prosesor Itel Core i7-8750H dan chip grafis Nvidia GeForce GTX 1050 akan sangat membantu untuk menghasilkan kinerja yang mumpuni. dan saat ini, harga Itel Core i7-8750H dipasaran sekitar 6 jutaan. rasanya sepadan jika dibandingkan dengan performanya yang memikiki frekwensi turbo maksimal hingga 4,10 GHz serta 9 MB SmartChace.

Di bagian dapur pacu, Laptop kelas Sultan ini sudah dipersenjatai dengan RAM DDR4 sebesar 16 GB dan penyimpanan internal memakai M.2 NVMe PCIe SSD sebesar 1TB. selain itu, sensor sidik jari yang ada di touchpad dan Windows Hello rasanya sudah menjadi fitur wajib yang harus ada di produk keluaran terbaru dari ASUS. ini tentuny auntuk mendukuk gaya hidup saat ini yang inginnya serba praktis. Jadi kalau mau buka lapop gak kperlu mengetik sandi. Tinggal usap sidik jari di Touchpad atau Windows Hello, Lapop langsung bisa digunakan.



Laptop mahal tentunya daya tahan baterai juga harus awet. untuk mendukung hal ini, ZenBook Pro 15 UX580 di catu daya dengan baterai Lithium Ion 8-cell yang bisa bertahan hingga 9,5 jam. Teknologi lainnya adalah fitur isi ulang cepat uang bisa mengisi daya hingga 60% dalam waktu 49 menit. Untuk konektifitas, ZenBook Pro 15 UX580 sudah memiliki 2 port USB Type-C berteknologi Thunderbolt 3 dan 2 port USB 3.1 Type-A. 




Untuk informasi, teknologi Thunderbolt 3 adalah teknologi yang mampu memberikan kecepatan transfer berkas hingga 40GB per detik. Jadi kalau untuk urusan mindahin file video maupun foto yang ukuran berkasnya besar tidak perlu menungu lama lagi. Di ZenBook Pro 15 UX580 juga tersedia dual-band 802.11ac gigabit-class Wi-Fi dan Bluetooth 5.0 untuk menghubungkan laptopmu dengan mouse maupun pendukung multimedia lainnya.

Semua fitur yang ada di laptop ini bikin saya dag dig dug gitu. Soalnya banyak sekali fitur yang sangat bermanfaat untuk editing ,maupun desain grafis. Di pasaran saat ini. ZenBook Pro 15 UX580 dibandrol dengan harga 35.999.000 untuk banyanya kelebihan tadi tentunya asus sudah mempertimbangkan dengan fitur-fitur yang diunggulan.

Dan untuk screenpad nya, banyak sekali fitur yang ada disana. Kamu misa mengubah screenpad menjadi papan nomor, sehingga untuk input data exel maupun akuntansi fitur ini akan sangan membantu. Pengalaman baru juga kan, menggunakan laptop 15 inci dengan number pad yang ada discreenpad.









Kemarin waktu diuji coba oleh om Yahya, ZenBook Pro 15 UX580 nisa memutar musik di screebpad tanpa mengganggu kerja yang ada di layar utama. Untuk mengaktifkan screenpad, cukup dengan menekan tombol f6 pada keyboard. Screen pad juga bisa digunakan pada mode off atau seperti mousepad pada umumnya.



Fitur lain yang ada di keyboard adalah fn yang bisa dikunci dan dibuka. Jadi ketika mau mengunakan beberapa tombol pintasan kita tidak merlu menekan fn secara bersamaan. Di ScreenPad, kita bisa mengatur tombol pintasan layar utama dan memutar musik bahkan mengatur tanggal agenda.
 
Pada Gathering kemarin, om Yahya menggunakan ZenBook Pro 15 UX580 yang dusah diupdate ke Windows 10. Dan saat diperagakan, ternyata ada bug di ScreenPad tersebut yaitu enggak respon. Yang namanya produk inovasi baru astinya ada beberapa hal yang harus disempurnakan.



Dari ASUS sendiri juga sudah mengkonfirmasi kalau memang sudah ditemukan bug seperti itu. Setelah mendapatkan pembaruan. Namun denga kariawan 16.000 orang karyawan di seluruh dunia di mana ada 5.000 orang di antaranya adalah insinyur di tim riset dan pengembangan berkelas dunia tentunya ini akan segera ditangani untuk performa yang maksimal. Bahkan sebagai buktinya, Asus sudah banyak memenangkan banyak penghargaan hingga 4.511 penghargaan dari organisasi teknologi terpandang dan media IT sedunia pada tahun 2016, dan sudah meraih lebih dari 721 penghargaan untuk seri Zenfone sejak tahun 2014. Jadi pengen punya ASUS ini deh. Kalau kamu gimana?



3 komentar

  1. Amunisi yang sangat canggih ya untuk mereka yang bekerja di bidang grafis, animasi dan kerja2 berat yang membutuhkan spec laptop handla.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, bakalan betah buat menyelesaikan pekerjaan. Kekhawatiran soal lemot sepertinya jadi berkurang.

      Hapus